Memperpanjang STNK di Mobil STNK Keliling

September 5, 2009 oleh yulianta
Mobil STNK Keliling

Mobil STNK Keliling

Hari ini kebetulan STNK harus diperpanjang. Biasanya aku mengurus perpanjangan STNK melalui biro jasa di kantor karena praktis tidak perlu keluar kantor. Berhubung ini hari Sabtu dan sedang nggak ada kegiatan, pengin juga rasanya mencoba mengikuti birokrasi dan prosedur pengurusan yang resmi. Kali ini cobain ah urus sendiri perpanjangannya. Selain biar tahu birokrasi juga lebih murah karena nggak ada biaya biro jasa :-)

Browsing dari website TMC Polda Metro http://www.lantas.metro.polri.go.id/pelayanan/index.php?id=1 dapat jadwal dan lokasi mobil STNK Keliling yaitu di Lapangan Parkir Kebun Binatang Ragunan, Jakarta Selatan. Jam kerja mobil STNK keliling

  • Senin – Jumat: 08.00 – 15.00
  • Sabtu: 08.00 – 12.00

Walaupun jam mobil STNK keliling lama tapi disarankan untuk datang pagi karena loket pendaftaran tutup lebih cepat terutama hari Sabtu pkl. 10.30 sudah tutup.

Sebelum berangkat, siapkan dulu berkas-berkas yang dibutuhkan yaitu:

  • STNK asli dan fotokopi
  • BPKB asli dan fotokopi
  • KTP asli dan fotokopi
  • Formulir pendaftaran
  • Surat Ketetapan Pajak Daerah (SKPD)
  • Bila perpanjangan diwakilkan kepada orang lain maka harus dilampirkan KTP orang yang mengurus tersebut.

Semua syarat-syarat tersebut sebaiknya disusun berdasarkan urutan sebagai berikut:

  • Lembar 1 (depan) : STNK asli, SKPD asli, KTP asli. Disusun sedemikian rupa (di klip) dalam 1 lembar sehingga semua berkas tersebut dapat langsung dibaca, tidak saling menutupi (lihat foto).
  • Lembar 2 (tengah): foto kopi BPKB, STNK, KTP yang pada saat fotokopi disusun sedemikian rupa dalam satu lembar sehingga semua berkas tersebut dapat langsung dibaca, tidak saling menutupi (lihat foto).
  • Lembar 3 (belakang): Formulir permohonan STNK yang telah diisi
Cara menyusun berkas-berkas (depan)

Cara menyusun berkas-berkas (depan)

Cara menyusun berkas-berkas (tengah)

Cara menyusun berkas-berkas (tengah)

Setelah berkas-berkas tersebut disusun rapi lalu siap-siap antri untu kenyerahkannya kepada petugas. Harap untuk memperhatikan susunan berkas seperti yang dijelaskan diatas. Bila tidak maka Anda akan diomelin oleh Pak Suwarno (sampai hapal euy karena petugas yg paling talkative ngingetin pemilik mobil) untuk beresin dulu berkasnya dan balik lagi di antrian paling belakang. Manusiawi juga sih. Soalnya waktu yang dibutuhkan untuk beresin 1 berkas yang masih berantakan bisa digunakan untuk melayani 3 orang yang berkasnya sudah rapi. Bila nggak mau repot rapiin berkas, serahkan saja berkas-berkas aslinya untuk difotokopi petugas di mobil STNK keliling. Cukup biaya Rp 3000 berkas sudah rapi lengkap dengan fotokopinya.

Biar berkas yang sudah disusun rapi tersebut tidak ditolak/dikembalikan, sebaiknya perhatikan ketentuan perpanjangan di mobil STNK keliling sebagai berikut:

  • KTP pemilik adalah KTP DKI dan domisili pemilik sesuai lokasi mobil STNK keliling. Jadi KTP Bodetabek nggak bisa diperpanjang di mobil STNK Keliling. KTP Jaksel nggak bisa diperpanjang di mobil STNK Keliling Taman Mini (JakTim).
  • Yang dilayani adalah perpanjangan saja tanpa cek fisik. STNK yang habis masa berlakunya harus cek fisik di Komdak.
  • Untuk perpanjangan STNK terlambat, keterlambatan tidak boleh lebih dari 1 bulan. Bila lebih dari 1 bulan harus ke Komdak. Ini mungkin terkait ukuran database yang harus dibawa mobil STNK keliling.
  • Perubahan fisik, alamat, warna, dsb tidak dilayani di mobil STNK keliling, harus ke Komdak
Suasana antrian perpanjangan STNK

Suasana antrian perpanjangan STNK

Setelah berkas diserahkan, tinggal nunggu untuk dipanggil buat bayar pajak. Kali ini sudah tidak perlu antri lagi. Tinggal pasang kuping dengerin namanya dipanggil. Tapi jangan meleng ya, bisa-bisa diomelin pemilik mobil lainnya karena mereka jadi menunggu lama sampai Anda membayar. Yang harus dibayar pada saat perpanjangan adalah:

  • Biaya PKB
  • Biaya SWDKLLJ

Lihat lembar SKPD (bagian belakan STNK) untuk mengetahui besarnya. Siapkan uang pas kalau ada. Tidak ada biaya lain selain biaya di atas.

Setelah bayar biaya perpanjangan, maka Anda akan mendapat resi untuk mengambil STNK. Lagi-lagi, tunggu sampai nama Anda dipanggil. Setelah dipanggil, tukarkan resi untuk menerima:

  • STNK yang telah disahkan
  • SKPD yang baru
  • Plastik bungkus STNK yang baru

Selesai deh. Total waktu yang dibutuhkan mulai dari isi formulir, antri penyerahan formulir, antri membayar, dan antri ambil STNK sekitar 2 jam tergantung dari banyaknya pemilik mobil yang dilayani. Ternyata birokrasi perpanjangan STNK cukup mudah dan nggak berbelit. Jadi, ayo perpanjang sendiri STNK Anda!

Tambahan:
Di Ragunan juga bisa juga memperpanjang SIM. Syaratnya cuma bawa KTP + fotokopi dan SIM Lama + fotokopi. SIM terlambat perpanjangan masih bisa diterima asal maksimal terlambatnya 1 tahun. Perhatikan kalau hari Sabtu cuma disediakan 70 formulir perpanjangan SIM karena pukul 12.00 seluruh biaya SIM dan STNK harus sudah diserahkan ke bank. Hari Minggu juga bisa melakukan perpanjangan SIM, tapi harus datang ke mobil SIM keliling di Pintu A Senayan (depan TVRI). Jadi sambil olah raga, sekaligus memperpanjang SIM :-)

Mobil SIM Keliling

Mobil SIM Keliling

Tips Belajar Mengemudi

Agustus 15, 2009 oleh yulianta

Ide membuat tulisan ini diperoleh setelah beberapa kali menjadi instruktur mengemudi bagi istri tercinta. Pengemudi pemula karena perasaan takut yang berlebihan, jam terbang yang masih rendah dan ‘feeling’ yang belum terasah sering membuat kesalahan yang sama dan diulang-ulang terus. Tulisan ini berisi berisi tips yang bisa digunakan sebagai pedoman dan diterapkan untuk menghindari kesalahan tersebut dan memperbaiki kualitas mengemudi.

Perhatian:
Tulisan ini bukan untuk pemula yang belum pernah sama sekali memegang setir mobil. Anda harus setidaknya tahu teknik dasar mengoperasikan mobil seperti maju, mundur, mengerem dan mengopling. Bila Anda masih awam sekali tentang mengemudi mobil, maka Anda harus didampingi oleh instruktur yang berpengalaman. Penulis tidak bertanggung jawab terhadap semua kerugian yang mungkin ditimbulkan apabila terjadi kecelakaan.

1. Pahami mobil Anda
Anda perlu memahami mobil Anda sebelum mengemudikannya. Bila buku manual mobil Anda masih ada, bacalah terlebih dahulu. Bila manual tidak ada, tanyakan kepada orang yang sudah terbiasa dengan mobil tersebut. Pastikan Anda tahu persis tipe transmisi mobil (manual/MT atau automatic/AT), tuas sein, lampu depan dan wiper (posisi di mobil Amrik biasanya kebalikan di mobil Jepang), posisi rem tangan, power window, electric mirror, klakson, dsb.

2. Persiapan di dalam mobil
Setelah memasuki mobil, lakukan beberapa penyesuaian seperti mengatur kaca spion, menegakkan kursi, mengatur tinggi/rendah maju/mundur kursi, mengatur posisi setir (tilt steering), dsb sehingga posisi duduk Anda benar-benar nyaman. Bila Anda masih pemula, disarankan untuk melepas sepatu, sandal, dan alas kaki lainnya sehingga kaki bisa lebih merasakan pedal gas, rem, dan kopling. Jangan lupa memasang sabuk keselamatan.

3. Mobil berhenti
Pada saat mobil berhenti, pastikan gigi dalam posisi netral (MT) atau huruf N (AT) dan injak rem. Bila mobil berhenti lama, biasakan untuk memasang rem tangan dan lepas kaki dari rem agar bisa beristirahat.

4. Mobil bersiap jalan
Injak kopling, posisikan persneling ke gigi satu, lalu lepas kopling perlahan-lahan (MT), atau injak rem, posisikan persneling ke huruf D, lalu lepas rem perlahan-lahan (AT). Mobil akan jalan pelan-pelan sekitar 2-5 km/jam.

5. Menambah kecepatan
Pastikan situasi lalu lintas di depan dan samping Anda memungkinkan untuk menambah kecepatan. Injak gas perlahan-lahan sampai kecepatan yang diinginkan. Jangan sekali-kali menginjak gas secara tiba-tiba karena bisa menyodok mobil di depan Anda.

6. Mengurangi kecepatan
Pastikan situasi lalu lintas di belakang dan samping Anda memungkinkan untuk mengurangi kecepatan. Injak rem perlahan-lahan sampai kecepatan yang diinginkan atau sampai berhenti. Jangan sekali-kali menginjak rem secara tiba-tiba karena bisa tertabrak dari belakang.

8. Masuk dari jalan kampung ke jalan utama
Berjalanlah pelan-pelan sampai persimpangan jalan utama. Berhentilah di titik dimana Anda bisa mengamati situasi jalan utama. Bila situasi memungkinkan mulailah masuk jalur paling kiri jalan utama. Anda baru boleh berpindah ke jalur tengah setelah situasi memungkinkan.

9. Mendaki tanjakan
Posisikan persneling ke gigi 2 (MT) atau angka 2 (AT) dan injak gas untuk mempertahankan kecepatan. Bila tenaga dirasa semakin turun, siap-siap untuk pindahkan persneling ke gigi 1 (MT) atau angka 1 atau huruf L (AT). Setelah tanjakan terlampaui pindah persneling ke gigi 3 (MT) atau huruf D (AT).

10. Melewati turunan
Posisikan persneling ke gigi 2 (MT) atau angka 2 (AT) agar engine break bekerja membantu pengereman dan injak rem untuk menurunkan kecepatan. Bila turunan sangat curam, siap-siap untuk pindahkan persneling ke gigi 1 (MT) atau angka 1 atau huruf L (AT). Setelah turunan terlampaui pindah persneling ke gigi 3 (MT) atau huruf D (AT).

11. Berhenti di tanjakan
Injak kopling setengahnya sambil menambah gas agar mobil tidak mundur (MT), untuk mobil matic cukup injak rem karena mobil tidak akan mundur selama persneling dalam posisi D, 1, 2, atau L. Bila berhenti lama, pasang rem tangan dan posisikan persneling ke posisi Netral dan lepas kopling (MT) atau posisi huruf N (AT), lalu istirahatkan kaki Anda.

12. Berhenti di turunan
Posisikan perseneling ke posisi Netral (MT) atau huruf N (AT), dan injak rem. Bila berhenti lama, pasang rem tangan dan istirahatkan kaki Anda.

13. Di jalur lurus dan panjang
Perhatikan marka jalan, usahakan posisi mobil tetap di tengah-tengah jalur. Jangan menginjak marka atau berpindah jalur. Jika Anda perlu pindah jalur untuk menghindari lubang/batu, segera kembali ke jalur semula apabila situasi memungkinkan.

14. Mendahului kendaraan lain
Pastikan situasi jalan memungkinkan (lihat depan, sisi kanan, dan belakang jalan aman), pasang sein kanan, mulai pindah jalur ke kanan sambil menambah kecepatan. Setelah selesai dan jarak dengan kendaraan yang disalip aman, segera kembali ke jalur semula. Bila kendaraan di depan Anda tidak mau disalip segera urungkan niat Anda dan kembali ke jalur semula. Jangan sekali-kali menutupi jalur kendaraan yang akan menyalip, berilah kesempatan.

15. Belokan tajam
Bila Anda menemui tikungan tajam, kurangi kecepatan dan bersiap untuk berbelok. Bila belok kanan, perkatikan moncong kiri dan sisi kanan belakang mobil untuk menghindari serempetan. Sebaliknya bila belok kiri, perkatikan moncong kanan dan sisi kiri belakang mobil.

16. Putaran U
Bila Anda menemui putaran U, kurangi kecepatan dan bersiap untuk berbelok 180 derajat. Pastikan Anda berada di jalur paling kanan, situasi dari arah berlawanan aman, dan mulai berbelok sampai jalur paling kiri arah lawan dan tetap di jalur kiri. Bila situasi memungkinkan barulah pindah ke jalur tengah.

17. Di jalanan macet
Di jalanan macet, sebisa mungkin ikuti jalur yang ada untuk menghindari serempetan. Jangan berpindah jalur atau menyerobot. Tetaplah tertib. Jaga jarak aman dengan kendaraan di depan dan belakang Anda. Injak kopling (MT) atau injak rem (AT) untuk berhenti sejenak. Bila berhenti lama, sebisa mungkin istirahatkan kaki Anda dengan memindahkan persneling ke posisi Normal dan memasang rem tangan.

18. Berpapasan di gang sempit
Pastikan bahwa lebar jalan cukup untuk berpapasan. Sebagai patokan, lihat moncong kanan mobil Anda. Bila masih ada ruang kosong selebar kira-kira 2x lebar spion mobil berarti cukup untuk berpapasan. Posisikan kendaraan Anda menempel kendaraan lawan dengan jarak kira-kira 2x lebar spion mobil. Jalan perlahan, bila perlu hentikan kendaraan untuk menjaga jarak. Berhati-hatilah bila berpapasan di gang sempit dengan polisi tidur atau lubang di jalan. Goyangan kendaraan dapat menyebabkan badan mobil miring sehingga ruang kosong semakin berkurang. Hindari serempetan.

19. Mendekati pos tiket parkir/toll
Pastikan tangan Anda mampu menjangkau tiket dari mesin tiket/petugas. Posisikan mobil di sebelah kanan jalur dengan ruang kosong antara mobil dan mesin tiket/petugas selebar 2x lebar spion. Jalan perlahan dan hentikan mobil bila mesin tiket/petugas sudah di samping spion kanan mobil Anda. Buka jendela mobil untuk mengambil tiket.

20. Berjalan mundur
Pastikan situasi di belakang dan samping Anda aman untuk mundur dengan melihat spion tengah dan spion samping. Anda boleh menoleh ke belakang untuk lebih memastikannya. Injak kopling R (MT) atau injak rem (AT) dan posisikan persneling di huruf R. Lepas kopling (MT) atau rem (AT) perlahan-lahan maka mobil akan mundur perlahan 2-5 km/jam. Hentikan kendaraan bila sudah dianggap cukup.

Demikian beberapa tips yang mungkin sangat membantu bagi pengemudi pemula. Sebenarnya masih ada 2 tips lagi yaitu reverse parking dan paralel parking namun tidak ditulis karena sulit bila hanya berupa kata-kata tanpa disertai gambar teknis yang mendukung. Mungkin lain kali akan penulis tambahkan. Be safe and happy driving!

Upload Foto ke Facebook Langsung dari Handphone Non Blackberry

Mei 31, 2009 oleh yulianta

Sering buka Facebook Mobile dari handphone? Pengin bikin live report acara ngumpul bareng2 temen di bioskop, kafe, mall, atau restoran tapi terkendala nggak bisa upload foto dari Facebook Mobile? Bagi pengguna BlackBerry (BB) hal ini bukan suatu kendala karena aplikasi FB di BB mampu melakukan hal tersebut. Bagi pengguna handphone (smartphone), nggak perlu berkecil hati. Tetep bisa kok, cuma perlu usaha sedikit lagi.

Mengutip status teman (Ceacilia) di FB “Orang-orang yang paling berbahagia tidak selalu memiliki hal-hal terbaik, mereka hanya berusaha menjadikan yang terbaik dari setiap hal yang hadir dalam hidupnya.” Nah, marilah kita jadikan handphone kita dengan segala keterbatasannya menjadi yang terbaik. Siap? Silahkan dilanjutkan membaca.

Download Shozu
Untuk bisa melakukan upload foto ke Facebook, kita membutuhkan bantuan aplikasi lain (pihak ketiga) di handphone kita. Aplikasi itu namanya Shozu. Berikut ini langkah-langkah untuk melakukan installasi Shozu di Handphone kamu:

  1. Kunjungi website Shozu (http://www.shozu.com/) langsung dari HP kamu (dari PC juga bisa). Jangan khawatir ngabisin pulsa, otomatis kamu dibawa ke halaman mobile Shozu yang cukup kecil dan ringkas.
  2. Klik tombol “Get Started Now” kamu akan dibawa ke halaman informasi download Shozu.
  3. Klik tombol “I want the application”, kamu akan dibawa halaman download Shozu.
  4. Klik link “Download Shozu”, kamu akan dibawa ke halaman untuk memilih merk dan tipe handphone kamu. Pilih merk dan tipe handphone yang sesuai. Karena beda merk dan tipe, beda pula aplikasi Shozu yang dikirimkan.
  5. Setelah memilih merk dan tipe handphone yang sesuai, klik link “Download Shozu”. Proses download aplikasi dimulai.
  6. Setelah download selesai, lanjutkan dengan instalasi aplikasi sesuai dengan merk dan tipe HP kamu (kalo nggak bisa, baca buku manual HP kamu).
  7. Aplikasi Shozu telah terinstall.

Registrasi Shozu
Setelah proses installasi selesai, kamu harus melakukan registrasi ke Shozu (kecuali bagi yang pernah punya account Shozu sebelumnya). Prosesnya adalah sbb:

  1. Klik tombol fungsi di HP kamu (tombol kecil sebelah kiri), pilih menu “Sign Up”.
  2. Shozu akan memulai proses aktivasi dengan melakukan koneksi ke internet dan mengirimkan sebuah sms ke kamu. Simpan sms dan jangan dihapus karena berisi username dan password kamu. Sebaiknya kamu login dulu ke website Shozu dengan username dan password dalam sms itu.
  3. Login ke website Shozu dengan username dan password di sms yang diterima. Shozu akan mengetahui bahwa kamu baru saja login dari username dan password sms dan kamu akan diminta untuk membuat username dan password yang permanen.
  4. Masukkan username, password, email dan nomor HP kamu, lalu klik tombol “OK”.
  5. Proses registrasi berhasil

Menambahkan Situs ke Shozu
Langkah berikutnya adalah menambahkan situs. Ada banyak situs yang bisa kita hubungkan ke Shozu (MySpace, Flickr, Picasa, Youtube, Facebook, Twitter, Blogger, dll). Sebagai contoh kita tambahkan situs Facebook saja. Prosesnya adalah sbb:

  1. Jalankan aplikasi Shozu (kalo nggak tahu caranya, baca buku manual HP kamu).
  2. Klik ikon Facebook akan muncul pertanyaan konfirmasi “Add Facebook?”. Jawab saja dengan “OK”.
  3. Masukkan username (email) di Facebook. Shozu akan mengirimkan sebuah email kepadamu yang menjelaskan bahwa kamu harus melakukan setting berikutnya dari situs web Shozu. Sebaiknya kamu melakukan setting selanjutnya dari komputer (walau dari handphone juga bisa, tetapi kemungkinan besar tidak semulus dari komputer).
  4. Buka email dari Shozu. Klik link dalam email tersebut, kamu akan dibawa ke halaman “My Shozu”.
  5. Pada box “1. Connecting ShoZu to your Facebook account”, klik tombol “Go to Facebook”. Lanjutkan dengan login ke akun Facebook kamu dan selanjutnya kamu akan dibawa kembali ke halaman “My Shozu”.
  6. Pada box “2. Allow Shozu to stay connected to Facebook”, klik tombol “Back to Facebook”. Kamu akan dibawa ke halaman Facebook.
  7. Pada box “Izinkan Akses Offline”. Klik link “Izinkan Akses Offline”. Kamu akan dibawa kembali ke halaman “My Shozu”.
  8. Pada box “3. Enable your friends to see what you send”, klik tombol klik tombol “Back to Facebook”. Kamu akan dibawa ke halaman Facebook.
  9. Pada box “Izinkan Unggah Foto dari ShoZu?”, klik tombol “Izinkan Mengunggah Foto”. Kamu akan dibawa ke halaman “My Shozu”.
  10. Pada box “4. Update your Facebook status with ShoZu”, klik tombol klik tombol “Back to Facebook”. Kamu akan dibawa ke halaman Facebook.
  11. Pada box “Izinkan Pembaruan Status dari ShoZu?”. Klik link “Lanjutkan”. Kamu akan dibawa kembali ke halaman “My Shozu”.
  12. Facebook telah berhasil dihubungkan dengan Shozu.

Upload foto ke Facebook
Berikutnya adalah memanfaatkan aplikasi Shozu untuk upload foto ke Facebook. Caranya gampang banget yaitu sbb:

  1. Jalankan aplikasi Shozu (kalo nggak tahu caranya, baca buku manual HP kamu).
  2. Klik ikon Facebook
  3. Klik ikon “Send to Facebook”
  4. Pilih foto-foto yang akan kamu send dengan cara “Mark Multiple”
  5. Klik tombol fungsi “Send”.
  6. Foto telah terupload di Facebook kamu dalam album “My Shozu”.

Gampang kan? Ingat, keterbatasan bukan berarti ketidakmampuan. Walau HPku terbatas fiturnya, tapi tetep bisa upload foto di facebook. Selamat upload foto di Facebook dari HP kamu. Kalo berhasil, kasih komen catatan ini ya. Thx.

NB:

  • Posting ini didedikasikan untuk Ruli yang telah menantangku bagaimana cara upload foto dari Facebook Mobile. Thanks Rul atas tantangannya.
  • Screen capture semua langkah diatas bisa dilihat di album picasaku yang berjudul “Shozu” yang diupload langsung dari handphone menggunakan Shozu sebagai bukti.

Gembira (Tapi Lebih Banyak Sedihnya) dengan Beasiswa Rokok

Mei 5, 2009 oleh yulianta

Beberapa hari ini lagi gencar-gencarnya iklan dari sebuah perusahaan rokok tentang website beasiswa dari perusahaan rokok tersebut (untuk selanjutnya kita sebut aja beasiswa rokok). Iklan itu ada di TV, koran, bahkan sampai media online. Sampai-sampai web site www.kompas.com tertutup penuh oleh iklan itu. Setelah kita tutup iklan itu, baru berita-berita di website tersebut bisa ditelusuri. Sedemikian hebatnya iklan itu (tepatnya perusahaan rokok itu). Capitalist rules!

Ada sedikit perasaan gembira dengan iklan itu karena setidaknya ada beberapa mahasiswa cerdas tapi kurang mampu bisa mendapatkan haknya yang nyaris terampas oleh kapitalisme pendidikan yaitu memperoleh pendidikan yang layak. Tetapi di hati paling dalam lebih banyak sedihnya dibanding gembiranya.

Bagaimana tidak? Beasiswa ini dari perusahaan rokok. Di website dan program beasiswanya jelas-jelas menyebut nama merek rokok. Sudah bukan rahasia lagi kalo seluruh iklan rokok bersifat menyesatkan dan membodohi publik. Dalam iklan-iklan tersebut seolah-olah image perokok adalah pemberani, jantan, setia kawan, penuh obsesi, gigih berjuang, dll. Tapi coba lihat lingkungan sekitar. Hanya secuil (untuk tidak dikatakan nyaris tidak ada) perokok yang seperti itu. Mana ada atlet, petualang, penerbang, dll yang sukses dengan merokok? (emang atlet dan penerbang boleh merokok?) Belum lagi kalo ingat suatu survey yang mengatakan bahwa 50% pendapatan keluarga miskin dihabiskan untuk membeli rokok. Secara tidak langsung, rokok mempersulit keluarga tersebut mentas dari kemiskinannya.

Nah, menurut aku beasiswa ini sebenarnya sama saja dengan iklan itu. Menyesatkan dan membodohi publik. Ini ibaratnya ada seorang mahasiswa anak petani miskin tapi sangat cerdas yang kemudian didatangi oleh bandar narkoba. “Kamu nggak usah mikirin biaya kuliah kamu. Ini ada sedikit uang dari hasil kami berjualan narkoba. Pake aja. Kamu juga nggak harus kerja di bandar narkoba kami kok. Jadi santai aja ya.” kata bandar narkoba itu. Sebagai orang yang butuh uang untuk melanjutkan pendidikan, tawaran ini tentu saja sulit ditolak oleh mahasiswa tersebut. Kecuali orang yang benar-benar memegang teguh prinsipnya.

Mahasiswa miskin itu akhirnya lulus, bekerja di perusahaan terkenal dan menjadi orang besar. Ini yang nantinya bisa dimanfaatkan oleh perusahaan rokok itu. Setiap ada masalah dengan perusahaan rokok tersebut apakah masalah ekspansi perusahaan, kendala perijinan, tersandung masalah hukum, diprotes YLKI, kekurangan modal, dsb perusahaan rokok itu tinggal mengontak para mantan penerima beasiswa rokok. Tentu ada perasaan hutang budi di dalam hati mantan penerima beasiswa rokok. Ini yang akan dieksploitasi perusahaan rokok itu. Dengan kekuatan dan kekuasaan yang telah dimiliki, mantan penerima beasiswa rokok akan ‘membersihkan jalan’ bagi perusahaan rokok tersebut. Apalagi ada komunitas penerima beasiswa rokok ini. Semakin mudah mendapatkan orang yang cocok untuk ‘membersihkan jalan’ sesuai dengan masalah yang dihadapi dan semakin banyak dukungan dari mantan penerima beasiswa rokok lainnya yang tergabung dalam komunitas tersebut.

Anehnya, banyak Perguruan Tinggi baik PTN dan PTS (bahkan beberapa PTN ternama) sebagai penerima beasiswa tersebut. Apakah sedemikian lemahnya posisi tawar PTN dan PTS tersebut sehingga mereka tidak bisa mengajukan Syarat dan Ketentuan yang lebih ketat kepada perusahaan rokok tersebut. Misalnya saja dengan menghapuskan brand rokok itu dari program beasiswa yang diberikan. Sebenarnya bisa saja kan program beasiswanya diganti dengan misalnya Beasiswa Asosiasi Juragan Tembakau :p

Sebagai pembanding, MTV perusahaan milik kapitalis US yang liberal saja masih mempunyai kebijakan untuk tidak menerima iklan rokok. Masa PTN dan PTS kita tidak berpikir sampai kesitu? Jangan-jangan sebentar lagi bermunculan beasiswa rokok lainnya. Beasiswa Benang Jahit, Beasiswa Gudang Pasir, Beasiswa 123, Beasiswa W Mild, Beasiswa SiBiru, Beasiswa Marailoro, Beasiswa Ganjhill, Beasiswa Parkir Mall, dll. Walah… Ini beasiswa atau iklan rokok? Semakin susah dibedakan antara dermawan dengan pengiklan.

Tetap Aman di Facebook

Mei 3, 2009 oleh yulianta

Tahu kah kamu bahwa Facebook sebenarnya menyimpan segudang permasalahan terkait dengan keamanan? Tahu kah kamu kalo setiap kamu ngejalanin aplikasi FB (pet society, biggest brain, mafia war, quiz, dll) bisa aja aplikasi itu menyimpan profile kamu untuk disebarkan ke pihak lain (mis: advertising company)? Tahukah kamu bahwa seorang pelajar laki-laki di US ditangkap karena menyamar sebagai perempuan di FB dan meminta foto2 bugil teman2nya untuk mempermalukan mereka? Tahukah kamu seorang karyawati di Swiss dipecat gara2 bosnya tahu dia sibuk update status di FB padahal dia sedang ijin nggak masuk kantor dengan alasan sakit? Tahukah kamu bahwa seorang sipir di UK diskors karena sebagian teman di FBnya adalah napi di penjara tempat dia bertugas? Tahukah kamu bahwa polisi US menggunakan FB untuk melacak vandalis yang kebanyakan adalah pelajar SMU? Tahukah kamu di FB ada aplikasi Truescoop yang terhubung dengan layanan informasi kriminal dari website2 pengadilan US yang bisa digunakan untuk melacak jejak kriminal seseorang? Tahukah kamu banyak ‘teen predator’ di US yang memanfaatkan fasilitas pencarian FB untuk mencari remaja yang akan dijadikan mangsanya?

Itu semua adalah contoh2 di luar negeri. Kalo di dalam negeri, bisa aja seorang penipu bikin page yang memelas untuk meminta sumbangan, seorang penjahat mengamati foto2 yang kamu upload untuk ‘menggambar’ profil kamu dan lingkungan sekitar kamu sebelum beraksi, ato seorang germo memanfaatkan fasilitas pencarian FB untuk mencari gadis imut yang akan dia jual. Hi… ngeri ya!

Untuk itulah perlu diperlukan cara bermain aman agar facebook tetap menyenangkan dan menghibur. Berikut ini adalah sedikit tip-tip yang bisa dimanfaatkan:
1. Jangan setujui undangan orang yang tidak kamu kenal
Kalo kamu memperoleh ‘friend reqeust’ dari orang yang tidak kamu kenal, sebaiknya jangan di-”approve”. Kalo kamu tetep pengin menyetujui untuk memperluas network kamu, sebaiknya kamu investigate dulu orang itu. Ini bisa dilakukan dengan melihat siapa teman2 dia, sokur2 profil dia terbuka untuk umum. Kamu juga bisa minta bantuan mbah Gugel untuk mencari informasi pendukung di luar FB tentang orang itu.

2. Hati-hati menulis status kamu
Bagi yang hobi update status, jangan sembarangan nulis status. Jangan nulis status yang bersifat SARA dan menyinggung perasaan seseorang atau suatu kelompok. Jangan sampai kamu nulis status kaya’ gini: “Lagi sebel ama bos, jadi orang jutek banget sih”. Walau boss kamu belum punya FB, biasanya boss punya banyak mata-mata loh. Apalagi kalo akhirnya dia punya akun FB dan minta di “Add as a friend”. Apa nggak serba salah tuh?

3. Jangan sembarangan menulis di wall
Jangan sembarangan menulis di dinding (wall) orang lain. Jangan menulis di dinding orang yang bernada ancaman, ejekan, dan mempermalukan orang lain. FB mempunyai policy untuk nge-blok akun kamu kalo terbukti melakukan hal ini. Juga Pak Polisi bisa menggunakannya sebagai bukti untuk menangkap kamu. Kalo kamu yang menerima ancaman, ejekan, dan permaluan tsb, jangan buru-buru dihapus. Segera hubungi FB dan polisi untuk ditindaklanjuti.

4. Berpikir dua kali sebelum mengupload foto
Ini harus diperhatikan bagi yang punya hobi narsis. Jangan sembarangan upload foto kamu dan temen-temen kamu sebelum meminta persetujuan mereka. Misal: kamu upload foto kamu+temen kamu pada waktu SMA yang suka ngintip kamar mandi siswa cewek :-) Bagi kamu mungkin lucu mengingat masa lalu, tapi bagi temen kamu bisa dianggap mengungkap aib orang lain.
Bagi yang kaya dan punya barang2 mewah (mobil, rumah, gadget, perhiasan, dll) jangan suka narsis dengan upload foto kamu dengan barang2 mewah tsb. Kamu adalah target empuk bagi penjahat. Penjahat bisa memakai foto2 kamu tersebut untuk ‘menggambar’ kamu dan lingkungan kamu.

5. Jangan umbar data pribadi kamu
Ini biasanya dilakukan oleh kamu-kamu yang masih jomblo dan lagi seneng-senengnya nyari gebetan. Sebaiknya hindari memajang alamat email, no telepon, no HP, dan tanggal ulang tahun kamu. Ini bisa dimanfaatkan orang yang tidak dikenal untuk melakukan ‘abuse’ kepada kamu baik melalui telepon, email, dan HP. Ini bisa juga dimanfaatkan penipu dengan berpura-pura dari penerbit kartu kredit untuk mendapatkan informasi kartu kredit kamu. Jadi, sebaiknya data pribadi baru kamu kasih ke kenalan kamu kalo kamu udah kenal banget.

6. Jangan klik link yang tidak jelas
Sering dapet undangan untuk bergabung dengan suatu komunitas atau mencoba aplikasi tertentu? Jangan langsung diterima ya. Selidiki halaman tersebut bertujuan untuk apa, siapa anggotanya, ada yang keberatan dengan halaman tersebut nggak, dsb. Jangan sampai gabung komunitas yang nggak jelas dan kontroversial.
Untuk aplikasi sama aja, selidiki dulu aplikasi berguna ato nggak, data pribadi kamu aman nggak (disebarkan ke pihak lain nggak), aplikasi itu berisi kode jahat ato nggak, dsb. Jangan sampai bilangnya aplikasi OK ternyata nginstall worm di komputer kamu.

7. Amankan username dan password kamu
Ini terutama yang suka akses FB dari tempat umum seperti kantor dan warnet. Jangan terima tawaran dari browser untuk menyimpan password. Juga jangan lupa untuk selalu logout dari FB begitu selesai. Kamu nggak ingin kan ada orang lain yang login di PC tersebut terus dengan mudahnya bisa pake akun FB kamu? Begitu juga yang sering akses FB dari handphone. Jangan simpan user dan password FB di HP. Kalo kamu kecopetan, selain kehilangan HP kemungkinan juga akun FB kamu bisa disalahgunakan oleh pencopet tsb.

8. Atur setting facebook kamu
Jangan hanya update status dan main game mulu donk. Sekali-kali lihat setting facebook dengan klik link “Settings” atau “Pengaturan” terutama menu “Pengaturan Privasi”. Aturlah sesuai dengan kebutuhan keamanan yang kamu inginkan. Disarankan untuk bersifat paranoid terlebih dahulu, baru kemudian kamu ubah item-item yang ingin kamu share ke orang lain. Pada pengaturan privasi, pastikan semua diset ke “Hanya Teman” terlebih dahulu baru selanjutnya kamu ubah item2 yang ingin kamu share ke semua orang.

Narsis boleh aja, tapi keamanan tetap dijaga ya. Happy facebook time!

Facebookan dari Kantor yang Kena Blok oleh Administrator Jaringan

April 22, 2009 oleh yulianta

Peringatan!:
Posting ini tidak bermaksud untuk membuat pegawai atau karyawan tidak produktif pada jam kerja, tetapi hanya untuk membagi ‘ilmu sesat’ bagi ‘kuli kantoran’ yang desperate ingin menyalurkan hasrat sosial nya untuk facebookan pada waktu jam kerja. Penulis tidak bertanggungjawab terhadap semua akibat yang ditimbulkan apabila kamu mempraktekan apa yang ada dalam posting ini.

Puseng (pusing & puyeng) karena administrator jaringan kantor ngeblok alamat facebook (FB) ? Jujur aja deh, pasti sebenarnya ‘misuh-misuh’ kalo kantor ngeblok alamat FB. Tapi ya gimana lagi, namanya juga cuma ‘kuli kantoran’ ya pasrah aja ama keadaan. Eitsss… jangan pasrah gitu donk. Selalu ada celah di setiap masalah. Apalagi orang Indonesia, kan jago banget kalo urusan akal-akalan. Mari kita cari celah-celahnya:

1. Pake Handphone
Cara ini cara paling simpel tapi butuh modal yaitu HP yang support internet connection dan punya browser. Cara ini juga butuh biaya soalnya kena charge koneksi internet baik mau pake GPRS, 3G maupun 3.5G. Caranya cukup gampang, tinggal ketik alamat http://m.facebook.com di browser HP kamu. Wala… FB mobile sudah di depan mata siap untuk dioprek.

2. Pake Web Proxy
Bagi yang belum tahu web proxy, ini sebenarnya berguna agar pas kita browsing semua aktivitas kita tidak bisa dilacak oleh FBI, MI5, KGB, Mozad, BIN, ato siapa pun yang pengin tahu aja ama aktivitas kita di internet. Nah tinggal minta bantuan mbah Gugel dengan kata kunci “web proxy” atau boleh deh karena saking cintanya ama FB pake keyword “facebook proxy” pasti keluar banyak alamat tuh. Beberapa yang cukup terkenal adalah: http://www.hidemyass.com/ atau http://www.myspaceproxy1.com/ atau https://www.megaproxy.com/freesurf/ dan lain-lainnya. Tapi perlu diingat kebanyakan web proxy gratisan ini tidak support metode HTTP POST (kecuali yang versi berbayar). Jadinya cuma bisa lihat2 isi facebook aja tanpa bisa nulis status, ngasih komen, dll.

3. Kombinasi facebook mobile dan web proxy.
Ini cara yang paling ampuh dan baru aja aku sadari tadi pagi. Ternyata kombinasi antara FB mobile dan web proxy bisa menjadi cara ampuh untuk mendapat semua fasilitas FB. Cukup masuk ke web proxy favorit kamu dan ketik alamat masukkan alamat http://m.facebook.com. Halaman FB mobile akan terbuka dan semua fungsionalitas FB mobile bisa dijalankan. Dari lihat info terbaru, kirim status, ngasih komen, bikin catatan, bisa jalan semua.

Nah udah nggak puseng lagi kan? Udah ketemu celah2nya agar bisa tetep FBan walau kena blok admin. SELAMAT BEKERJA! (jangan FBan mulu donk).

Apa sih enaknya Blackberry ?

April 21, 2009 oleh yulianta

Di kantor sekarang lagi marak temen-temen ber-BB. Bukan berbau badan loh tapi pake BlackBerry. Itu loh handset buatan RIM (Research In Motion) yang bisa push email. Heran ya kenapa banyak yang tertarik pakai ini. Padahal kalo dilihat dari harga dan fitur, piranti ini tergolong mahal. Dengan harga yang sama bisa dapat smartphone dengan fitur yang komplit dan lebih canggih. Mari kita bedah fitur yang dimiliki kebanyakan piranti Blackberry saat ini:

1. Push Email
Push email berguna untuk menyampaikan email dari yahoo, gmail, hotmail atau mail kantor langsung ke piranti BB kamu. Sebenarnya ini teknologi yang sudah kuno. Smartphone dengan Windows Mobile 6 juga bisa melakukan hal ini. Tanpa perlu biaya langganan BB service lagi. Cukup bayar biaya GPRS. Murah kan?

2. Internet Service
Internet service di BB memang gratis. Tapi kan kamu harus membayar biaya bulanan layanan BB? Jadi nggak sepenuhnya gratis kan? Lagian kecepatannya pasti lemot. Lah satu layanan dipakai berjuta orang. Coba kamu pake smartphone yang support 3.5G pasti lebih wuss…wuss… dibanding BB. Lebih murah lagi biaya langganannya.

3. Chatting, facebook, dan aplikasi tambahan lainnya
BB punya banyak aplikasi tambahan tapi kebanyakan bayar untuk dapat menggunakannya. Di smartphone lebih banyak lagi aplikasi tambahannya, baik yang pake OS Symbian maupun Windows Mobile. Ada versi bajakannya lagi. Lebih ekonomis kan ? :-)

4. Wifi
Wifi berguna untuk mengakses jaringan komputer secara nirkabel. Wifi sudah jamak dan menjadi fitur standar yang ada di setiap smartphone saat ini. Tapi kalo di Blackberry baru ada di versi yang agak mahal (BB Javelin ke atas). Harga piranti BB tersebut pasti lebih mahal dari smartphone

5. GPS
GPS berguna untuk menentukan lokasi kita di peta. Sama seperti wifi, di smartphone ini sudah menjadi fitur standar. Lagi-lagi di BB, ini baru ada di versi yang agak tinggi (BB Javelin ke atas) dengan harga yang tentu saja lebih mahal dibanding smartphone.

Sebagai ilustrasi, dengan budget Rp 3.6jt kamu bisa beli smartphone Samsung i780 dengan OS Windows Mobile 6.0 yang support push mail, 3.5G, Wifi, dan GPS. Sedangkan dengan harga Rp 4.5jt kamu baru dapat BB Curve dengan fitur yang minim yaitu push mail dan GPRS minus 3.5G, Wifi dan GPS. Ayo dihitung lagi.

Jadi sebenarnya yang pakai BB ini orang yang kebanyakan uang atau orang yang kurang cerdas atau orang yang gengsinya tinggi atau semuanya ? Monggo bagi yang penggemar BB, silahkan psoting ini dihujat dan dimaki-maki dengan menulis komentar :-)

Crazy Journey to Puncak Suroloyo

April 18, 2009 oleh yulianta

Perjalan ke Puncak Suroloyo ini sebenarnya adalah perjalan karena keputusasaan tidak mendapat ide hunting foto yang unik selama di Jogja. Status di facebook sudah dilempar dan udah ada tanggapan beberapa teman (thx to Komang, Rundra, Andar, Ali, mbak Ina dll), tapi kok belum ada yang sreg. Akhirnya browsing2 di internet ketemu web site http://www.yogyes.com dan sebuah blog http://antobilang.wordpress.com yang menjadi ide perjalanan ini. Perjalanan ini sebenarnya sekaligus nostalgia pada waktu KKN UGM sekitar 10 tahun lalu. Waktu itu aku ditempatkan di kecamatan Samigaluh, tak jauh dari Suroloyo sehingga untuk kesana cukup jalan kaki saja dari rumah Pak Sekdes tempatku menginap selama KKN.

Suroloyo terletak di dusun Keceme, desa Gerbosari, kecamatan Samigaluh, 45 km dari Yogyakarta-Wates. Menurut sejarah, Suroloyo adalah tempat bersemedinya Sultan Agung sebelum menjadi penguasa Mataram. Suroloyo berarti “berani mati” diambil dari kisah perjalanan Mas Rangsang (Sultan Agung) yang berani mati berjalan 40 km dari KotaGede ke pegunungan Menoreh untuk bertapa. Dari browsing di web dan blog diatas diketahui ternyata ada dua jalur untuk ke Suroloyo yaitu melalui Godean – Sentolo – Kalibawang dan Magelang – Muntilan – Kalibawang. Setelah mempertimbangkan tempat start dari rumah mertua di Monjali akhirnya diputuskan untuk lewat Muntilan saja. Perjalanan ke sana akan penuh dengan tanjakan dan turunan curam, karena takut mobil matic ku nggak kuat akhirnya diputuskan untuk naik motor saja (tentu bukan motor matic).

Modal nekat, pagi jam 3.00 siap2 berangkat beserta hunny bunny tercinta (dia selalu OK saja dengan ide2 gila suaminya. Thanks ya say). Ini dilakukan untuk mengejar golden moment sunrise. Jadi bukan untuk nyari wangsit ya. Sebagai orang IT tak ketinggalan gadget donk. Gadgetnya pun asal2an aja yaitu PDA butut yang support bluetooth, GPS Holux M1000, dan software Garmin bajakan :-) . Diuprek-uprek di Garmin nggak ketemu tempat yg namanya Suroloyo. Meminta petunjuk mbah gugel, akhirnya ketemu koordinat Suroloyo (tapi kurang akurat) dari web site Kabupaten Kulon Progo http://www.kulonprogo.go.id. Setelah diset koordinatnya, Garmin membantu kami untuk mencari jalur yang tepat.

Untuk ke Suroloyo, kami dibawa Garmin ke pertigaan jalan yang menuju Borobudur . Sesuai petunjuk Garmin, kami lurus saja (kalo ke kanan ke Borobudur). Jalan makin menanjak dan makin curam. Kira2 sekitar 4,8 km ke tujuan, kok tiba2 jalan habis. Dan Garmin terus-terusan teriak “Recalculate Route”. Mungkin karena routing diset ke “Faster Time” jadinya begini karena jalan habis. Akhirnya Garmin diset ke “OffRoad” (tentu saja nggak offroad beneran, tetep lewat jalan he..3x), tapi tetep nggak membantu mendekati lokasi yang dituju. Hampir 0,5 jam kami cuma berputar-putar saja di daerah itu. Wah ternyata pakai teknologi nggak menyelesaikan masalah! Mulai panik nih. Mana jalanan gelap banget lagi.

Untung ada seorang kakek membawa kayu bakar yang akan dijual ke pasar lewat di jalan (jalan masih sepi, jam 4 pagi bo’). “Wah kalo lewat sini nggak bisa naik motor Nak! Harus muter dulu ke arah Candi Mendut” katanya. Kami akhirnya menuruti petunjuk kakek tersebut untuk putar arah ke candi Mendut dan ketemu rambu ke arah SendangSono/Suroloyo. Wah ternyata mbah gugel kalah sama mbah2 yang asli. Sarannya lebih maknyoss! Garmin sudah nggak kami pake lagi, dimasukin tas saja. Sekarang mengandalkan insting sopir dan rambu lalu lintas. Jalanan masih gelap dan berliku. Semakin jauh semakin gelap dan semakin menanjak (untuk membayangkan, bisa disamakan dengan tanjakan Nagreg tapi berkali-kali dan tanpa jeda jalan datar). Motor diset pake gigi 1 terus. Biar lambat yang penting kuat! Dalam hati beryukur juga untung nggak bawa mobil matic (apalagi motor matic). Mobil manual aja belum tentu bisa melahap tanjakan kaya’ gini. Mana di kanan kiri jurang dan kadang2 tikungan sangat tajam. Kalo lepas rem dan kendali bisa bablas nyemplung jurang nih. Sebenarnya bawa mobil manual juga tidak disarankan karena jalanan hanya cukup untuk satu mobil. Bakalan repot kalo sampai berpapasan dengan mobil lain.

Sekitar pukul 05.10 kami makin mendekati lokasi. Sebenarnya sih sudah hopeless, kelihatannya nggak bakalan dapet golden moment sunrise. Pas di tanjakan yang tepinya jurang, lihat ke kiri, wow ada pemandangan yang luar biasa. Langit keungu-unguan di belakang pegunungan Merapi dan Merbabu tanda pagi mulai menjelang . Daripada nggak dapet, mending difoto dulu deh. Jepret-jepret dikit lalu melanjutkan perjalanan lagi. (Foto bisa dilihat di http://picasaweb.google.com/yulianta/).

Dua puluh menit kemudian kami tiba di lokasi. Penjaga yang masih terlelap tidur jadi terbangun. “Kok enjing sanget Mas (kok pagi banget mas)”, katanya. Aku jawab aja bahwa mau nunggu matahari terbit. Setelah parkir motor, rasanya sudah nggak sabar mau naik ke atas (karena bentar lagi matahari udah tinggi). Tapi alamak! Gardu pandangnya tinggi banget! Menurut website Yogyes, ada sekitar 286 anak tangga ke atas. Mana tangganya sembarangan lagi bikinnya. Anak tangganya kecil2, curam dan tanpa tempat istirahat. Wah bisa gempor nih kaki!

Tapi demi foto2 yang OK apa boleh buat (bisa dilihat di http://picasaweb.google.com/yulianta). Ayo semangat! Gempor-gempor deh! Dengan penuh perjuangan, akhirnya sampai juga di gardu pandang pertama (setengah jalan). Hunny bunnyku udah nggak kuat. Ya udah biar dia istirahat disini aja. Aku naik lagi. Napas rasanya mau putus. Kaki udah gemetar mau copot. Akhirnya sampai juga di gardu pandang kedua (paling atas, koordinat LS 07 38′ 505″ BT 110 10′ 434″ elevasi 985m). Lihat kanan kiri. Subhanallah. Pemandangan yang luar biasa! Matahari mulai terbit membuat langit berwarna ke kuning-kuningan. Di bawah gardu pandang, kabut tipis menyelimuti bukit2 dan desa2. Gunung Merapi dan Merbabu tampak indah dengan warna kebiru2an. Sungguh pemandangan yang luar biasa. Seolah membayar semua jerih payah telah dilakukan.

Nelpon hunny bunny di bawah untuk menceritakan pemandangan di atas. Eh, ternyata dia udah separo jalan naik tapi berhenti lagi. Kecapekan. Ya udah, jalan aja 10 tangga lalu istirahat. Begitu seterusnya. Akhirnya hunny bunny nyampe juga di atas. Komentarnya sama. Pemandangan yang sungguh menakjubkan! Kami menikmati pemandangan ini berdua saja (belum ada orang disitu) sambil berfoto2 sedikit. Tak lama juru kunci datang sambil membawa tikar (ongkos tikar seikhlasnya). Wah, kebetulan banget. Lumayan bisa buat duduk, menikmati pemandangan sekaligus menikmati bekal yang dibawa. Walaupun cuma roti dan air, rasanya nikmat banget (mungkin karena dehidrasi kale).

Sekitar 1 jam diatas, kami memutuskan untuk turun. Rasanya kurang afdol kalo nggak mampir sekalian ke SendangSono (koordinat LS 07 40′ 306″ BT 110 13′ 555″ elevasi 311m) karena lokasinya berdekatan. Walaupun kami muslim (SendangSono adalah kawasan pemandian baptis untuk umat Kristiani), tapi nggak papa kan kalo cuma melihat-lihat. Setelah mampir sebentar ke SendangSono, kami melanjutkan perjalanan pulang melewati Muntilan dan balik ke Jl. Magelang dan akhirnya sampai di rumah. Puas rasanya segala jerih payah telah terbayar dengan pemandangan yang menakjubkan.

Polusi Otak karena Buku

April 18, 2009 oleh yulianta

Buku memang gudangnya ilmu. Secara pribadi, aku lebih percaya buku, ketimbang omongan ’sang pakar’. Yang nulis buku, biasanya adalah pakar di bidangnya ato setidaknya pelaku suatu peristiwa. Sebuah buku sebelum dibuat pasti sudah melewati tahap yg ‘njlimet’ dan lama. Jadi wajar kalo buku lebih bisa dipercaya, dibanding omongan ’sang pakar’ yang cuma butuh sekian detik untuk mengucapkannya.

Tapi pikiran nakal yang suka mengkhayal ini protes, buku selain gudangnya ilmu, bisa juga jadi ‘faktor sesat’ yang mencemari otak. Contoh kita ingin menciptakan sesuatu dengan cara kita sendiri. Tapi alam bawah sadar kita terpolusi oleh buku-buku yang pernah kita baca. Menurut buku A, cara ini nggak baik. Menurut buku B, cara itu nggak efesien. Menurut buku C, cara lainnya beresiko. Akhirnya kita cuma berputar-putar untuk menemukan cara yang ideal dengan menggabungkan buku A, buku B, dan buku C. Alih-alih berkonsentrasi untuk menyelesaikan pekerjaan, kita cuma berkonsentrasi untuk mencari cara mengerjakannya. Mungkin kalo kita langsung mengerjakan dengan cara kita sendiri yang kita yakini tanpa peduli teori di buku A, hipotesis di buku B, best practice di buku C, pekerjaan itu sudah selesai dari tadi. Waktu dan biaya telah terbuang karena otak telah terpolusi buku.

Mengkhayal lebih jauh lagi, tentang situasi pekerjaan yang pernah terjadi di kantor. Kelihatannya di kantor, polusi otak karena buku ini sering terjadi. Di kantor pernah terjadi perdebatan sengit tentang suatu konsep karena cuma beda teori (beda buku). Buku A karangan pakar X, buku B karangan pakar Y. Padahal menurut aku esensinya bukan pada teori pakar X atau pakar Y. Esensinya adalah kerjakan pekerjaannya, jangan cuma bikin konsep melulu. Kalo perlu bikin teori sendiri, nggak perlu pedulikan buku A dan buku B. Bukannya dengan begitu kita malah menjadi inovator, bukan hanya sekedar pengekor saja.

Membayangkan Sistem TI DPT (Kesel dengan DPT)

April 9, 2009 oleh yulianta

Hari ini aku bener2 kesel dengan KPU. Bagaimana tidak? Aku tidak terdaftar diDaftar Pemilih Tetap (DPT). Dulu tahun 1999 masih bisa milih di Jakarta. Kebetulan waktu itu masih ngekos dan Pak Kos adalah Pak RT jadi cukup dibantu untuk mengurus biar bisa memilih di Jakarta. Pada tahun 2004 nggak bisa milih karena pindah alamat di JKT tapi masih bisa milih di Jogja (tapi karena nggak bisa pulang akhirnya nggak milih juga).
Pemilu sekarang (tahun 2009) bener-bener menyebalkan! Di Jakarta pasti nggak masuk DPT. Dibela-belain pulang kampung ke Jogja dengan harapan masuk ke DPT soalnya dari info bokap nyokap, pihak kelurahan udah pernah minta KTP dan KKku. Eh ternyata, pas ke TPS masih belum tercantum di DPT.
Malah kakakku yang jelas2 udah pindah KK masih masuk DPT. Secara tidak langsung, KPU telah memaksaku untuk golput dan nggak ada sarana untun mengadu. Kesel banget!
Ada yang nggak beres dengan makhluk yg namnya DPT ini. Kurang transparan banget gitu loh. Udah penyampaiannya telat, banyak nama yang salah, banyak nama yang nggak masuk, dsb. Lagi membayangkan gimana kalo DPT ini dibuatkan sistem ITnya. Jadi nggak cuma menghitung suaranya aja, tapi mulai pendaftaran calon pemilih ada sistem IT nya. Bagi yang mau pake sistem manual di kelurahan tetap ada, tapi bisa juga pake sistem IT bagi yang nggak punya waktu dan kesempatan ke kelurahan.
Sistemnya sederhana saja.
1. Calon pemilih bisa mendaftar lewat internet cukup ngisi form dan attach scan KTP dan KK yang sah.
2. Sampai batas waktu yang ditentukan, KPU dilakukan kompilasi dan keluar Daftar Pemilih Sementara (DPS) yang bisa dilihat online. Sokur2 ada email konfirmasi ke calon pemilih. Jadi yang nggak masuk DPS bisa komplain lebih awal.
3. Hasil kompilasi disampaikan ke keluarahan yang bersangkutan untuk dilakukan validasi dari data kependudukan di kelurahan dan disampaikan secara online ke KPU Pusat. Untuk kelurahan yang nggak punya akses IT bisa dikumpulkan dulu di kecamatan atau kabupaten.
4. Setelah proses validasi selesai, keluar DPT yang bisa diakses online. Sokur2 ada email konfirmasi ke calon pemilih. Email ini juga bisa dijadikan undangan untuk menyontreng (dengan key yang bisa diverifikasi tentunya).
5. Calon pemilih yang tidak masuk DPT bisa komplain secara online melalui form kontak untuk ditindaklanjuti pihak keluarahan.

Dengan sistem ini, calon pemilih mudah mendaftar, dan pekerjaan manual KPU juga berkurang. Akun facebook aja punya, masa’ nggak mau akun untuk nyontreng ? Facebook aja bisa, mosok KPU nggak bisa?